Senin, 07 Oktober 2013
LCD AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode)
Kali ini kita akan membahas mengenai layar LCD AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) AMOLED ini merupakan teknologi layar OLED (Organic Light Emitting Diode).OLED ialah perangkat padat yang terdiri dari film-film tipis. Film-film tersebut mengandung molekul organik yang dapat menghasilkan cahaya apabila dialiri listrik.
OLED ini digunakan sebagai layar dalam suatu perangkat dengan tingkat ketajaman yang lebih tinggi serta konsumsi daya yang relatif rendah. AMOLED ini dikeluarkan oleh Samsung, salah satu perusahaan teknologi yang bermarkas di Korea Selatan (Seoul). Sebagai salah satu perusahaan teknologi yang terbesar di dunia,Samsung kembali meluncurkan inovasi yaitu layar sentuh berbasis teknologi AMOLED yang menjadi layar sentuh AMOLED pertama.
AMOLED merupakan bentuk perkembangan dari teknologi layar sebelumnya, yang dikenal dengan nama Thin Film Transistor (TFT). Teknologi ini merupakan hasil perpaduan antara teknologi OLED dan active matrix TFT LCD konvensional. AMOLED merupakan bentuk pengembangan dari layar OLED pasif biasa, yang dapat mengubah setiap piksel dengan efisien dan secara langsung.
Teknologi AMOLED tersebut memiliki fungsi sentuh (touchscreen) secara langsung, bukan melalui lapisan kedua di atas layarnya. Metode baru tersebut dilakukan melalui penambahan sensor pada sel organik dari LED. Sentuh antar muka ini mampu menambah ketebalan layar mencapai seperseribu millimeter, sehingga tidak akan mengurangi ketajaman atau meredupkan gambar, sebagaimana apabila dipasang dalam dua panel.
Kelebihan layar AMELOD
- memiliki tingkat kecerahan (brightness) tinggi dalam tampilannya.
- mengemas fitur penyetelan RGB.
- membuat warna foto ataupun video lebih stabil.
- tampilannya lebih cerah dan tajam
- memiliki tingkat konsumsi energi yang rendah atau hemat daya.
- mampu menghemat daya 40 persen lebih dibanding yang lainnya.
- Tingkat ketipisan dari layar ini mencapai 0,001 mm.
- memiliki rasio kontras lebih dalam daripada kebanyakan LCD lainnya.
- mampu menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar secara otomatis.
-dapat dilihat oleh mata manusia tidak memerlukan sinar backlight tambahan lagi.
Layar ini sendiri kekurangannya hanya pada pembuatan layar yang masih tergolong cukup rumit, Selain itu karena teknologi ini masih baru, maka harga perangkat yang menggunakan teknologi ini juga relatif mahal. Meskipun layar AMOLED ini menawarkan berbagai kecanggihan yang menggiurkan, namun bukanlah hal yang mudah bagi para vendor untuk mengadopsi AMOLED ini, karena AMOLED tersebut mempunyai komponen harga lebih mahal daripada komponen pada layar sebelumnya.
Itulah sekilas mengenai apa itu layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Teknologi jaman sekarang bagus-bagus ya mas. Tapi sayang, bangsa Indonesia belum bisa menciptakan teknologi sendiri. Kini bangsa kita masih hanya sebagai konsumen saja hmmmm :)
BalasHapusia di maklumi lah indo kan masih termasuk ke dalam salah satu negara yang berkembang jelas kalah saing dengan negara-negara maju.
HapusProducts listed on our website are either in stock or can be resynthesized within a reasonable time frame. TmPyPB
BalasHapus